Profil
Dan Biodata Valentino Rossi Sang Legenda MotoGp
Nama Lengkap : Valentino Rossi
Julukan : The Doctor
Tempat Tanggal lahir : Urbino, Italia 16 Februari 1979 (umur 36)
Zodiac : Aquarius
Kewarganegaraan : Italia
Orang Tua : Graziano Rossi (ayah), dan Stefania Palma (ibu)
Saudara : Luca Marini, Clara
Profesi : Pembalap
Tinggi: 1,82 m
Film: Fastest, MotoGP: Evolution of a Species, 2001 MotoGP Review
Prestasi :Juara Dunia motogp kelas 125cc (1997),Juara Dunia Kelas 250cc
(1999),Juara Dunia Kelas 500cc (2001) Juara Dunia Motogp (2002, 2003, 2004,
2005, 2008, 2009)
Tim saat ini : Yamaha Movistar
Motor : Yamaha YZR M1
Biografi Valentino Rossi
Biografi valentino rossi - Rossi lahir di Urbino, Italia pada tanggal
16 Februari 1979, disaat usia dini Rossi sudah dapat mengendarai sepeda,
mungkin ini faktor turunan dari sang ayah Graziano, yang merupakan seorang
pembalap juga. Awal segalanya yaitu berasal dari olahraga gokart, yang
berlanjut ke minimotor dan mampu menunjukkan bakat mengendarai motor yang
luar biasa, sehingga menjadi juara regional Italian minibike pada tahun 1992.
Beberapa tahun kemudian ia berkembang dengan cepat serta menjadi juara dalam
perhelatan kejuaran Italian Sport Production pada tahun 1994 di kelas 125cc.
Juara nasional Italia 125cc, peringkat 3 125cc Kejuaraan Eropa, peringkat 11 di
Kejuaraan, Spanyol. merupakan langkah yang menuju akan kesuksesan.
Awal karir dalam Grand prix yaitu pada tahun
1996 selesai di urutan 9 tetapi pada tahun berikutnya ia menjadi seorang
pembalap termuda yang mampuh memenangkan kejuaraan Dunia 125cc, bersama
pabrikan Aprilia. Trend positif ini berlanjut ketika ia pindah ke kelas 250cc,
yang mengakhiri balapan di urutan kedua di yahun pertamnya di kelas 250cc,
lantas pada tahun selanjutnya ia langsung menjadi Juara Dunia pada tahun 1999,
bersama pabrikan Aprilia juga.
Pada tahun 2000 ia memasuki sebuah era baru
dalam karirnya ketika ia bergabung dengan tim Honda pada kelas 500cc. Valentino
rossi membuktikan kemampuan skil nya sekali lagi dengan finis
kedua, tahun berikutnya yaitu pada tahun 2001 ia pun menjadi juara dunia di
kelas 500cc dan menjadi pembalap yang terakhir yang pernah merasakan
Juara Dunia di kelas 500cc. Kepercayaan Rossi semakin tinggi terbukti pada
tahun selanjutnya ia dapat mempertahankan gelar juara dunia MotoGP tahun
2002 dan 2003, sebelum pindah ke Yamaha dan berhasil mempertahankan gelar
juara dunianya di tahun 2004 dan 2005.
Valentino Rossi membuat sejarah dengan pindah ke Yamaha
pada tahun 2004 dan memenangkan sesi pembukaan Grand Prix di Afrika Selatan, ia
pun menjadi pembalap pertama dalam sejarah olahraga untuk memenangkan
back-to-back dalam balapan kelas utama untuk produsen yang berbeda. Dalam debut
pertamanya di Yamaha ia berhasil memenangkan sembilan dari 16 balapan, serta
mempersembahkan kado manis untuk Yamaha setelah menunggu selama 12 tahun
lamanya untuk mendapatkan gelar juara dunia, tak hanya itu dengan kemenangan
terakhir di Grand Prix Valencia memastikan bahwa Pabrikan Tim Yamaha
memenangkan gelar tim sebagai tim yang terbaik.
Valentino Rossi mendominasi musim 2005, Dengan
sebelas kemenangan balapan, dan finish di posisi lima serta tidak naik podium
sekali sudah cukup untuk mempertahankan gelarnya.. Dia juga membantu Yamaha
untuk memenangkan gelar Manufacturers dan Tim, memastikan Yamaha merayakan
ulang tahun ke-50 dengan salah satu yang terbaik yang pernah terjadi di
bertahun-tahun Grand Prix.
Pada 2006 Valentino Rossi gagal
mempertahankan gelar Juara Dunia dan hanya bisa selesai sebagai runner-up untuk
kedua kalinya dalam karir kelas premier nya, setelah kehilangan point karena
terjatuh di balapan terakhir di Valencia dan rossi harus merelakan gelar juara
dunia jatuh ke tim Honda yang sewaktu itu di kendalikan oleh raider asal
amerika Nicky Hayden dengan hanya terpaut lima poin saja. Meskipun
demikian, Rossi masih mengambil lima kemenangan race dan lima posisi pole di
tahun 2006, dan berdiri di podium sepuluh kali.
Pada 2007 tidak diragukan lagi salah satu
musim yang paling sulit dalam karirnya. Rossi mengambil empat kemenangan
balapan pada tahun 2007 dan beberapa kali naik podium, namun bakat luar biasa
nya dibatasi oleh masalah teknis dan ban serta nasib buruk yang menimpanya.
Sehingga dia harus merelakan gelar juara nya kepada casey stoner yang pada tahun
2007 menampilkan penampilan yang terbaik, namun pada tahun berikutnya Valentino
Rossi kembali menunjukan kemampuannya sehingga ia kembali ke jalur kemenangan
pada tahun 2008 dan meraih gelar MotoGP lagi.
Valentino rossi memenangi sembilan balapan, ini sama
dengan musim pertamanya bersama Yamaha pada tahun 2004 dan berdiri di podium
sebanyak 16 kali dari 18 putaran. Peristiwa penting dalam sebuah balapan
yang luar biasa termasuk kemenangan ketujuh berturut-turut di Mugello, serta
duel fantastic dengan Casey Stoner di Laguna Seca yang berakhir dengan
kemenangan the doctor, yang di mana Rossi belum pernah menang sebelumnya di
sirkuit itu, serta kemenangan bersejarah disaat badai melanda di sirkuit
Indianapolis, yang terpaksa pertandingan harus di selesaikan lebih awal karena
factor cuaca yang tidak mendukung.
Hal ini membuat keuntungan terhadap valentino rossi dan tim Yamaha karena pada
saat pertandingan di nyatakan di berhentikan, rossi berada di urutan pertama
sehingga penyelenggara memutuskan bahwa Rossi lah yang menjadi pemenangnya,
serta kemenangan di kandang Yamaha di Jepang, dengan tiga balapan yang tersisa.
Ini merupakan gelar kedelapan karir dan yang ketiga dengan Yamaha.
Di tahun 2009 Valentino Rossi sangat
berusaha keras untuk mendapatkan dan meraih gelar juara dunia kesembilannya,
dan yang keempat dengan pabrikan Yamaha. Dia menunjukkan bahwa setelah empat
belas tahun balapan di Kejuaraan Dunia dia masih mampu menjadi pembalap terbaik
dari generasinya dan layak untuk mempertahankan mahkotanya. Sang
legenda MotoGp ini memenangkan enam kemenangan dalam satu musim yang
bersaing sengit dengan rekan satu timnya yaitu Jorge Lorenzo.
Salah satu kemenangan yang tak akan terlupakan yakni pada saat di sirkuit
Catalunya Barcelona, disana terjadi duel sengit antara Rossi dan Lorenzo yang
membuat penggemar motogp terperangah dengan aksi Valentino Rossi, berduet sejak
awal lap sampai akhir lap yang menghasilkan kemenangan yang terasa special
karena bisa menyalip Lorenzo di tikungan terakhir yang membuat para fansnya
kagum akan aksi dan skil nya. Kemenangannya di Belanda merupakan kemenangan
ke-100 dalam karir nya, hal ini menunjukan bahwa ia benar-benar adalah salah
satu yang pembalap MOTOGP yang terbaik. Yang akhirnya dapat mengamankan gelar
juara di Sepang dengan beberapa balapan yang masih berjalan.
Pada tahun 2010 menjadi salah satu musim yang
terberat dalam karir Valentino Rossi bersama Yamaha. Pasalnya ia mengalami
kecelakaan parah di sirkuit Mugello yang membuat kakinya patah dan harus
mendapatkan perawatan yang serius sehingga ia harus melewatkan empat balapan
dan harus merelakan gelar juara dunia kepada rekan setimnya Jorge Lorenzo.
Setelah pulih ia pun mencoba untuk kembali membalap, dan hasilnya bisa di
katakan lumayan dengan bisa beberapa kali naik podium dan menang disirkuit
sepang, menutup tahun 2010 Rossi berada di posisi ketiga setelah ketinggalan
total empat balapan. Mungkin ini merupakan kekecewaan bagi fans Rossi dan
Yamaha di seluruh dunia, tetapi ini menjadikan sebuah petualangan baru seorang
Rossi, di tahun berikutnya ia meninggalkan Yamaha dan bergabung dengan pabrikan
asal negaranya yaitu Ducati.
Selama membela Ducati dua tahun lamanya ia
tidak mengalami balapan yang baik malah bisa di bilang ia menjalankan karir
terburuk nya selama membalap di motogp, pasalnya selama di Ducati ia tidak bisa
meraih satu pun kemenangan, di pertengahan tahun 2012 merupakan kabar yang
menggembirakan untuk Yamaha karena Rossi bersedia bergabung kembali di bawah
naungan Yamaha yang sudah menghasilkan banyak gelar, tentunya ini merupakan
kabar yang sangat menggembirakan baik untuk fans maupun untuk Yamaha.
Dalam debut pertamanya di tahun 2013 pada sesi pembukaan di Losail Qatar
penampilan sang legenda motogp ini sangat menjanjikan, ia mampu merangsak ke
depan setelah ketinggalan cukup jauh dan berhasil melewati Marc Marquez dan
berhasil finish di belakang Lorenzo, tentunya Yamaha sangat senang dengan hasil
ini, tetapi pada race berikutnya penampilan the doctor mengalami penurunan dan
harus rela kalah dari duo Honda, mungkin Rossi masih butuh penyesuain lagi
dengan motor Yamaha YZm1 nya.
Kesuksesan Valentino
Rossi bersama Yamaha di ajang motogp tentunya berdampak positif kepada
penjualan Yamaha, tak heran jika produk Yamaha selalu di tunggu kehadirannya
oleh penggemar Yamaha baik motor sport maupun motor matic, terbukti pada awal
tahun 2014 Yamaha mengeluarkan produk terbarunya yang di beri nama The New GT
125 motor matic Yamaha terbaru ini langsung
mendapatkan sambutan yang baik oleh para penggemarnya.
Di Indonesia sendiri Rossi memiliki banyak fans yang selalu mendukung dan ingin
melihat penampilan terbaik nya lagi, tak heran jika sering di adakan acara
nonton bareng di berbagai provinsi untuk menyaksikan
pergelaran ajang motogp yang selalu di tunggu oleh gp mania, demikian
informasi biografi valentino rossi sang legenda motogp yang
bisa saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat terutama bagi yang ngefans dengan
"The Doctor".
Dalam perjalanan balapnya rossi, kerap berganti
julukan dan melakukan hal-hal yang menarik perhatian dan menghibur. Ia
beralasan bahwa semuanya itu dilakukan dimulai dengan niat bersenang-senang dan
melakukan sesuatu yang lucu.
Rossifumi Julukan Rossi yang
diciptakan oleh temannya saat Rossi membalap di kelas 125cc julukan ini
tercipta karena Rossi kagum dengan pembalap Jepang yang khas dengan rambut
panjangnya, Norick
Abe yang
saat itu berumur 17 tahun dan dengan gigih bertarung dengan Michael Doohan
dan Kevin
Scwantz dikelas
500cc, karena nama asli pembalap Jepang itu Norifumi Abe maka Rossi dijuluki
Rossifumi.Tahun 2004 Rossi dan Abe sama-sama membela Yamaha berada dalam beda
tim namun satu grafis,yaitu dominasi warna biru.Rossi berada di tim Gauloises
Fortuna Yamaha Team sedangkan Abe bernaung di Fortuna Gauloises Tech 3 Yamaha
Team.
Valentinik Julukan ini berasal
dari tokoh kartun Daffy Duck yang menjadi superhero yang di Italia bernama
Paperinik. Julukan ini dipakainya pada saat membalap di kelas 250cc.
The Doctor Setelah naik ke
kelas 500cc pada musim 2000 Rossi menjuluki dirinya dengan The Doctor karena
membalap di kelas 500cc butuh keseriusan dan ia merasa dirinya bukan anak kecil
lagi, selain itu ia juga menyukai ide sebagi illmuwan gila dan melakukan
eksperimen gila, ia menganggap pantas memakai julukan itu setelah mendapatkan
prestasi sebagai juara dunia.”Di balap 500cc kita tidak butuh superhero. Yang
kita perlukan cuma tenang, kalem, dan pemikir seperti doktor,”ucapnya.
Disamping itu, nama Valentino di Italia kebanyakan digunakan oleh para doktor.
Ia juga mulai mengurangi perayaan kemenangan yang dianggapnya sudah tak pantas
ia lakukan. “Cukup dengan melambai seperti pembalap lain, lalu malamnya pesta
habis-habisan bareng sahabat-sahabat saya.”
Hobi
Rossi mencoba untuk menjaga kehidupan
pribadinya dari mata publik sebanyak mungkin, meskipun ia tidak membuat rahasia
tentang kesukaannya pada klub sepak bola Italia Inter Milan. Rossi sering
menonton langsung pertandingan Inter Milan dengan duduk bersama para pemain
cadangan mereka. Rossi dikenal berteman dekat dengan pemain Inter Milan Marco
Materazzi dan Balotelli, Bahkan sesaat setelah memenangi Grandprix Jerman 2006
Rossi merayakan dengan memakai kaos sepak bola Italia bernomor 23 milik
Materazzi. Setelah Rossi memenangkan gelar Dunia yang kesembilan pada bulan
Oktober 2009, Inter
Milan mengucapkan
selamat kepada Rossi pada website resmi mereka. Rossi juga seorang kidal.
Valentino Rossi merupakan salah satu Brand
Ambasssador dari merk baju balap terkenal asal Italia yaitu Dainese kepunyaan
dari Lino Dainese dan juga merk helm terkenal yaitu AGV, milik dari Gino
Amisano. Sejak berlaga dikelas 125, Rossi selalu memakai kedua brand tersebut.
Meskipun pada musim 1996-1997, Rossi juga di sponsori oleh Alpinestars yang
merupakan rival berat dari Dainese. Pada kedua musim itu, Rossi menggunakan
sepatu Alpinestars hingga musim 1997 berakhir.
Hewan
Peliharaan
Anjing peliharaan Rossi yang terkenal
bernama Guido, bulldog Inggris yang telah sejak tahun 2000 dimilikinya. Setelah
Rossi sering berkeliling dunia Guido tidak bisa tinggal di London dan tinggal
bersama ibu Rossi di Tavullia. Rossi hanya bisa melihat anjing saat mengunjungi
Ibunya. Guido yang gambarnya telah menjadi maskot pada jok motor dan helm
Rossi, meninggal setelah GP Australia 2008, dan untuk memberi penghargaan,
Rossi merancang stiker khusus bergambar Guido dengan sepasang sayap malaikat
surgawi sedang mengambang di awan. Guido telah beberapa kali tampil lain pada
motor Rossi. Ketika tertinggal 32 poin di kejuaraan tahun 2006, Guido
berpakaian dengan setelan Inuit. Guido juga mengenakan baju tahanan selama tes
pra musim.
Kematian Guido telah menarik begitu banyak
perhatian seperti yang disebutkan di koran olahraga Italia yang paling
bergengsi Gazzetta dello Sport. Sang Anjing bahkan membintangi Quarantasei,
sebuah novel grafis yang dihasilkan oleh Milo Manara berisi fiksi tentang
petualangan Valentino Rossi dan akhirnya meraih kejayaan dalam balap motor.
Sejak kematian Guido, Rossi
kini memiliki dua anjing baru (satu jantan dan satu betina), anjing baru
tersebut diberi nama Cesare dan Cecilia.
Rekor 500 cc/MotoGP: Rossi adalah
·
Pertama juara seri
terbanyak sepanjang sejarah dengan 86 kemenangan.
·
Pertama naik podium
terbanyak sepanjang sejarah dengan 129 podium.
· Pertama naik podium
terbanyak dalam satu musim dengan 16 podium di 2003, 2005 dan 2008.
·
Pertama fastest lap
terbanyak dalam satu musim dengan 12 fastest lap di 2003.
·
Pertama poin terbanyak
dalam satu musim dengan 373 point di 2008.
· Pertama fastest lap
tercepat balapan dengan 73 lap, mengalahkan Giacomo Agostini dengan 69 lap.
· Kedua di kejuaraan dunia berturut-turut
menang dengan 5 kali berturut-turut di kejuaraan dunia 2001-2005 bersama dengan
Michael Doohan dengan 5 gelar juara dunia berturut-turut pada 1994-1998, di
belakang Giacomo Agostini dengan 7 kali berturut-turut di kejuaraan dunia
1966-1972.
·
Kedua sepanjang sejarah dengan 7 gelar
juara dunia, di belakang Giacomo Agostini dengan 8 gelar juara dunia.
·
Kedua sepanjang sejarah posisi pole
terbanyak dengan 51 pole, di belakang Michael Doohan dengan 58.
·
Kedua terbanyak memenangkan lomba dalam
satu musim dengan 11 kemenangan pada tahun 2001, 2002 dan 2005 bersama dengan
Giacomo Agostini, di belakang Michael Doohan dengan 12 kemenangan pada tahun
1997.
·
Ketiga terbanyak posisi pole dalam satu
musim dengan 9 kali posisi start terdepan pada tahun 2003 bersama dengan Casey
Stoner dan Kevin Schwantz, di belakang Michael Doohan dengan 12 posisi pole
pada tahun 1997, Wayne Gardner dan Freddie Spencer dengan masing-masing 10
posisi pole pada tahun 1987 dan 1985.
·
Start terbanyak dalam kelas MotoGP, dengan
246 kali start mengalahkan Alex Barros yang hanya mengoleksi 245 kali start.
·
Naik podium sebanyak 210 kali